Maukah makanan pokok kita gandum?

Post ini bermula dari perkataan guru EKONOMI saya tentang kelebihan gandum daripada padi.

Gandum

merupakan makanan pokok bagi manusia pada umumnya sama seperti padi, sagu, jagung, dll. Dari yang saya dengar Gandum kebanyakan dikonsumsi oleh orang Timur Tengah. Apakah kalian tau bahwa bila memakan Gandum bisa membuat badan kita lebih kekar, ngak percaya?

Lihat para gladiator pada zaman romawi, badan mereka kekar karena mereka setiap hari memakan bubur Gandum.

Perlu kita ketahui perbedaan antara Gandum dan Padi:

  1. biaya pemupukan Gandum relatif sedikit daripada Padi
  2. Perawatan Gandum tak seintensif Padi, karena Gandum memiliki perlindungan pada Gandum itu sendiri
  3. Hama burung tak ada karena memiliki perlindungan perisai/duri pada tubuh Gandum, beda sama Padi petaninya minta ampun ngusir burungnya tapi klo dari dulu ada Gandum mungkin kita tak bisa melihat burung pemakan padi hehehe
  4. proses panen lebih muda

Gandum

dimanfaatkan :

  1. makanan: roti, mie, puding, es krim, maconi, kue
  2. pakan ternak: Gabah, bungkil, dedak
  3. industri: kerajinan, lem, pembuatan kertas, hiasan

gandum

ngak seperti nasi jadi gimana makan dengan lauk pauk?
guru saya mengatakan ” Bisa saja kita menggabungkan lauk pauk dengan roti misalnya dendeng, kita bisa mencoba bagaimana rasa makan dendeng dengan roti bukan dengan nasi lagi.juga roti mudah dibawa kemana-mana sehingga kita tidak perlu repot lagi.”

Jadi bagaimana pendapat kalian mau konversi nasi ke

Gandum

search term :
perbedaan gandum dengan padi,perbedaan gandum dan padi,perbedaan padi dan gandum,makanan pokok gandum,perbedaan gandum dan nasi,keuntungan bila menjadikan gandum sebagai bahan pokok,beda gandum dengan padi,makanan gandum,makanan pokok padi,Apakah gandum beda dengan nasi,Perbedaan makanan pokok,perbedaan roti dengan nasi,keunggulan gandum dibandingkan nasi,kelebihan gandum nasi,kelebihan gandum dibandingkan padi,bahan makanan gandum,beda gandum dan padi,beda nasi dengan roti gandum,beda padi dan gandum,burung pemakan padi,cara membedakan gandum dan padi,es krim gandum,gandum dan padi,gandum jadi nasi,kelebihan gandum,perbedaan roti gandum dan

Comments

  1. afiv says:

    ga ah mas, saya masih suka nasi… oh iya mas, sepertinya ada salah satu plugin yang mas pakai error coba di cek!

  2. farizalfa says:

    gak ah.. malas gandum, sudah terlanjur cinta ama Nasi

  3. rian says:

    masalah kebiasaan. kalo orang Indonesia kebanyakan kalo belum makan nasi berarti belum makan namanya :)

    • aspadani says:

      ya emang kebiasaan sulit diubah
      tapi bila dilihat zaman sekarang lahan kebanyakan dipakai untuk rumah atau bangunan, gimana dengan sawahnya. apalagi padi itu sedikit buahnya bila dibandingkan dengan gandum lebih banyak buahnya
      bolehlah kita bisa melakukan konversi ke gandum walaupun itu berlangsung berpuluh-puluh tahun…

  4. Yusuf Fikri says:

    Hehhe, kalau memang sudah terpaksa yah mau mau, tapi kalau masih bisa Makan nasi kenapa tidak.?

  5. baju wanita says:

    kalau memang makanan pokoknya gandum ya apa boleh buat…..mau /tidak mau,suka atau tidak suka kita pasti memakannya…karena dari dulu sampai detik ini makanan pokok kita nasi trus ada pertanyaan: Maukah makanan pokok kita gandum? yaa otomatis kita menolak…bingung nanti lauknya apa yaa…

  6. sulung says:

    Wah, gimana ya?
    Meskipun saya juga suka makan roti, tapi entah kenapa belum terpikir menggantinya dengan nasi.

  7. fulan says:

    Banyak lauk-pauk sudah disesuaikan cita rasanya bila dimakan bersama nasi. Mengubah pola konsumsi dari nasi ke gandum sepertinya akan butuh kerja keras, karena kita juga harus mengubah lauk-pauk yang selama ini ada. Saya belum bisa membayangkan kita akan makan soto-gandum, gudeg-gandum, dan rendang-gandum.

Speak Your Mind

*